Pulsa Listrik

April 23rd, 2010

Rabu, 21 April 10, sistem pembayaran listrik di rumah diganti menjadi prabayar, dan langsung mendapat pulsa gratis sebesar Rp 20.000. Tadi pagi iseng-iseng saya melihat kwh meter dan agak kaget melihat sisa pemakaian tinggal 3,7 kwh. Setelah dihitung sejenak tentu saja sangat wajar bila Rp 20.000 cuma untuk pemakaian listrik 2 hari.

Sebelum Jumatan saya segera bergegas ke kantor PLN di Cut Mutiah Bekasi, yang lokasinya relatif sangat dekat dengan rumah. Oleh petugas Satpam saya diarahkan ke Bank Bukopin di Basement. Antrian cuma satu orang, sehingga saya langsung dilayani teller. Si teller sambil senyum manis menanyakan nomor meter. Saya agak bingung sedikit, dan rupanya dia amat memakluminya. “Itu lho pak di kartu yang diberikan PLN.”, katanya kemudian.

Setelah saya serahkan nomornya, dan uangnya tentu saja, struk pembelian listrik prabayar untuk pertama kalinya dalam kehidupan saya sudah berada di tangan. Saya bergegas pulang. Setibanya di rumah saya langsung meng-input nomor token, diakhiri dengan tombol Enter. Selesai. Meter KWH di rumah saya bertambah menjadi 277,4.

Dari si mbak teller ini juga saya mendapat info bahwa untuk hari Sabtu dan Minggu saya bisa membeli pulsa listrik prabayar di Bekasi Cyber Park, yang lokasnya juga amat dekat dengan rumah.

Rincian pembayaraan:
Rp Bayar: Rp 200.000
Tarif/Daya : R1/2200 VA
Admin Bank: Rp. 1.500
PPJ : Rp. 14.703,70 (Penerangan Jalan)
Rp Token: Rp. 183.796,30
Jumlah KWH : 274,80

Kuliner

April 8th, 2010

Kalau ada rezeki sedikit berlebih biasanya saya, isteri saya dan anak-anak suka mencoba tempat bersantap baru di sekitar rumah. Setelah selesai bersantap, dalam perjalanan pulang, mobil pasti heboh dengan celoteh ini-itu tentang santapan yang baru saja sukses menguras isi dompet. Saya, yang pasti harus konsentrasi mengemudi, lebih banyak diam sambil sesekali mengubah posisi duduk untuk berkompromi dengan perut yang dalam keadaan kosong saja sudah “maju ke depan”, apalagi ini baru habis diisi penuh.

Menu yang beberapa waktu lalu saya nikmati di sebuah restoran baru di sebuah pusat belanja adalah “chips and fish”. Namun dari beberapa tempat yang menyediakan menu ini di Jakarta dan Bekasi saya belum pernah menemukan santapan “Chips and Fish” selezat di “Harry Ramsdens”, Manchester.

Dua tahun silam, setelah puas menjelajahi senti demi senti Megastore-nya Manchester United di Old Trafford dan membeli beberapa oleh-oleh untuk anak-anak, kami (saya, isteri saya, dan seorang keponakan) menyusuri perlahan jalan Sir Matt Busby Way. Setelah melewati jembatan yang di bawahnya melintas rel kareta api, di ujung jalan kami belok kiri untuk menapaki Chester Road. Setelah melewati Evan Halshaw – sebuah showroom mobil, di sebelah KFC, di sanalah restoran Harry Ramsdens itu berdiri. Mulanya saya memilih mengisi perut di KFC saja. Tapi isteri protes: “Jauh-jauh jalan kok cuma makan di KFC. Kita coba restoran di sebelahnya aja.” Saya setuju, meski kemudian saya kaget melihat angka yang tertera di bill-nya. Buat ukuran kantong saya “ampun-ampunan” deh harganya .. Tapi rasanya memang luar biasa. Maknyussss!

Jika ada umur dan ke Manchester lagi (kapan ya?) tempat itu pasti akan saya kunjungi lagi.

Catatan: Ditulis sambil meratapi kekalahan MU vs Bayern Munchen .. hiks .. hiks .. hiks …

Dari: http://desa32.com/wordpress/?p=890

Memimpin Sidang

March 2nd, 2010

Sekitar tahun 1979, dalam sebuah acara Latihan Dasar Kepemimpinan sebuah organisasi pemuda Islam yang saya ikuti, panitia menetapkan saya sebagai seorang pemimpin sidang dalam session “Teknik dan Tata Cara Bersidang”. Dengan bangga, karena terpilih dari sekian puluh peserta latihan, saya berpindah tempat duduk dan mulai membuka sidang. Belum sempat saya bicara banyak beberapa panitia langsung menghujani saya dengan interupsi yang membuat saya bingung, panik, dan tak bisa berfikir apa yang sepatutnya saya lakukan. Rasanya saya seperti ingin menangis menghadapi hujan-badai interupsi itu, yang belakangan saya ketahui disengaja oleh panitia untuk mengetahui respons saya, yang lalu dijadikan bahan bahasan bagi semua peserta latihan.

Saya sudah lupa bagaimana “nasib” saya selanjutnya waktu itu. Tetapi melihat wajah pak Marzuki Alie, Ketua DPR kita yang terhormat dalam sudang paripurna kasus Century hari ini, mengingatkan saya atas “nasib” saya puluhan tahun yang silam itu.

Apakah mimik wajah yang terhormat pak Marzuki Ali tadi persis seperti wajah saya dulu ..? Wallahu a’lam!

4 Pelajaran di balik musibah.

February 19th, 2010

Catatan: Sebuah copy-paste dari: http://bit.ly/bbZ89N.

Pada satu zaman ada seorang raja yang amat zalim. Hampir setiap orang pernah merasakan kezalimannya itu. Pada suatu ketika, raja zalim ini ditimpa penyakit yang sangat berat. Maka seluruh tabib yang ada pada kerajaan itu dikumpulkan. Di bawah ancaman pedang, mereka disuruh untuk menyembuhkannya. Namun sayangnya tidak ada satu tabib pun yang mampu menyembuhkannya.

Hingga akhirnya ada seorang rahib yang mengatakan bahawa penyakit sang raja itu hanya dapat disembuhkan dengan memakan sejenis ikan tertentu, yang sayangnya saat ini bukanlah musimnya ikan itu muncul ke permukaan. Betapa gembiranya raja mendengar khabar ini. Meskipun raja menyadari bahwa saat ini bukanlah musim ikan itu muncul ke permukaan namun disuruhnya juga semua orang untuk mencari ikan itu. Aneh bin ajaib … . walaupun belum musimnya, temyata ikan itu sangatlah mudah ditemukan. Sehingga akhirnya sembuhlah raja itu dari penyakitnya.

Di lain waktu dan tempat, ada seorang raja yang amat terkenal kebijaksanaannya. Ia sangat dicintai oleh rakyatnya. Pada suatu ketika, raja yang bijaksana itu jatuh sakit. Ternyata kesimpulan para tabib sama, yaitu obatnya adalah sejenis ikan tertentu yang saat ini sangat banyak terdapat di permukaan laut. Karena itu mereka sangat optimis rajanya akan segera pulih kembali.

Tapi apa yang terjadi? Ikan-ikan yang seharusnya banyak dijumpai di permukaan laut itu, tidak ada satu pun yang tampak. Walaupun pihak kerajaan telah mengirimkan para ahli selamnya, tetap saja ikan itu tidak berhasil diketemukan. Sehingga akhirnya raja yang bijaksana itu pun mangkat.

Dikisahkan para malaikat pun kebingungan dengan kejadian itu. Akhirnya mereka menghadap Tuhan dan bertanya, “Ya Tuhan kami, apa sebabnya Engkau mengirim ikan-ikan itu ke permukaan sehingga raja yang zalim itu selamat, sementara pada waktu raja yang bijaksana itu sakit, Engkau menyembunyikan ikan-ikan itu ke dasar laut sehingga akhirnya raja yang baik itu meninggal?”

Tuhan pun berfirman,”Wahai para malaikat-Ku, sesungguhnya raja yang zalim itu pernah berbuat suatu kebaikan. Karena itu aku balas kebaikannya itu, sehingga pada waktu dia datang menghadap-Ku, tidak ada lagi kebaikan sedikitpun yang dibawanya. Dan aku akan tempatkan ia pada neraka yang paling bawah!

Sementara raja yang baik itu pernah berbuat salah kepada-Ku, karena itu aku hukum dia dengan menyembunyikan ikan-ikan itu, sehingga nanti dia akan datang menghadap-Ku dengan seluruh kebaikannya tanpa ada sedikit pun dosa padanya, karena hukuman atas dosanya telah Kutunaikan seluruhnya di dunia!”

Kita dapat mengambil beberapa pelajaran dari kisah ini.
Pelajaran pertama adalah: Ada kesalahan yang hukumannya langsung ditunaikan Allah di dunia ini juga, sehingga dengan demikian di akhirat nanti dosa itu tidak diperhitungkan-Nya lagi. Keyakinan hal ini dapat menguatkan iman kita apabila sedang tertimpa musibah.

Pelajaran kedua adalah: Apabila kita tidak pernah tertimpa musibah, jangan terlena. Jangan-jangan Allah menghabiskan tabungan kebaikan kita. Keyakinan akan hal ini dapat menjaga kita untuk tidak terbuai dengan lezatnya kenikmatan duniawi sehingga melupakan urusan ukhrowi.

Pelajaran ketiga adalah: Musibah yang menimpa seseorang belum tentu kerana orang itu telah berbuat keburukan. Keyakinan ini akan dapat mencegah kita untuk tidak berprasangka buruk menyalahkannya, justru yang timbul adalah keinginan untuk membantu meringankan penderitaannya.

Pelajaran keempat adalah: Siapa yang tahu maksud Allah ?

Valentine? NOWAY!!!

February 14th, 2010

Saya sedang malas menulis, jadi saya sertakan saja beberapa links di sini. Jika berkenan silakan di-klik.

http://www.baitul-hikmah.com/hukum-merayakan-valentine-day-613/

http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/valentine-lubang-biawak-di-bulan-februari.htm

http://swaramuslim.com/galery/more.php?id=A5856_0_18_0_M

http://www.bloggaul.com/kaitojeanne/readblog/97863/valentine-itu-haram

Tentu masih banyak link yg lain. Silakan klik link Google berikut:
http://www.google.co.id/search?q=valentine+dalam+pandangan+islam