Kuliner

Kalau ada rezeki sedikit berlebih biasanya saya, isteri saya dan anak-anak suka mencoba tempat bersantap baru di sekitar rumah. Setelah selesai bersantap, dalam perjalanan pulang, mobil pasti heboh dengan celoteh ini-itu tentang santapan yang baru saja sukses menguras isi dompet. Saya, yang pasti harus konsentrasi mengemudi, lebih banyak diam sambil sesekali mengubah posisi duduk untuk berkompromi dengan perut yang dalam keadaan kosong saja sudah “maju ke depan”, apalagi ini baru habis diisi penuh.

Menu yang beberapa waktu lalu saya nikmati di sebuah restoran baru di sebuah pusat belanja adalah “chips and fish”. Namun dari beberapa tempat yang menyediakan menu ini di Jakarta dan Bekasi saya belum pernah menemukan santapan “Chips and Fish” selezat di “Harry Ramsdens”, Manchester.

Dua tahun silam, setelah puas menjelajahi senti demi senti Megastore-nya Manchester United di Old Trafford dan membeli beberapa oleh-oleh untuk anak-anak, kami (saya, isteri saya, dan seorang keponakan) menyusuri perlahan jalan Sir Matt Busby Way. Setelah melewati jembatan yang di bawahnya melintas rel kareta api, di ujung jalan kami belok kiri untuk menapaki Chester Road. Setelah melewati Evan Halshaw – sebuah showroom mobil, di sebelah KFC, di sanalah restoran Harry Ramsdens itu berdiri. Mulanya saya memilih mengisi perut di KFC saja. Tapi isteri protes: “Jauh-jauh jalan kok cuma makan di KFC. Kita coba restoran di sebelahnya aja.” Saya setuju, meski kemudian saya kaget melihat angka yang tertera di bill-nya. Buat ukuran kantong saya “ampun-ampunan” deh harganya .. Tapi rasanya memang luar biasa. Maknyussss!

Jika ada umur dan ke Manchester lagi (kapan ya?) tempat itu pasti akan saya kunjungi lagi.

Catatan: Ditulis sambil meratapi kekalahan MU vs Bayern Munchen .. hiks .. hiks .. hiks …

Dari: http://desa32.com/wordpress/?p=890

Leave a Reply