Laptop Acer yg sudah 2 tahun ini saya pakai agaknya akan segera saya pensiunkan. Alasannya sederhana: bosan! “Penadahnya” tentu saja sudah amat siap melanjutkan pemakaian laptop itu: Atidy, anak saya yang kedua.
Sambil menyesuaikan dengan kebutuhan saya yang cuma untuk tik-mengetik dan browsing internet ada beberapa laptop pilihan yang masuk dalam benak saya. Masalahnya dana saya tentu saja amat terbatas. Fusyieng deh bila isi kantong tidak pernah sinkron dengan keinginan.
Repotnya (atau untungnya?) si Visa Gold yang kebetulan ada di dompet saya memiliki batas kredit yang lumayan. Lebih dari cukup deh kalau cuma untuk membeli laptop idaman saya. Akankah saya menutup mata mengabaikan tagihan credit-card saya bulan depan?
Berikut “racun” (begitu isteri saya menyebutnya) yang sedang menari-nari di mata saya:
SONY Vaio VGN-N110G (V)
Core Solo T1350, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Intel GMA950 128MB (shared), 15.4″ WXGA
LENOVO G400
Dual Core T2080, 512MB DDR2, 120GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Intel GMA950 128MB (shared), 14.1″ WXGA,
TOSHIBA Satellite L40-N502
Dual Core T2130, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD/CDRW Combo, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Integrated 251MB (shared), 15.4″ WXGA
TOSHIBA Satellite L40-A501
Celeron-M 440, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Intel GMA950 251MB (shared), 15.4″ WXGA
HP Compaq HP520 1AA
Core Duo T2050, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Intel GMA950 224MB (shared), 14.1″ WXGA,
ACER Aspire 4715Z-1A0508Mi
Dual Core T2310, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, GbE NIC, WiFi, VGA Intel GMA X3100 128MB (shared), Camera, 14.1″ WXGA,
Tentu saja bukan laptop high-end! Kisaran harganya pun masih di bawah 10 juta. Meski begitu tetap saja kantong saya “ngos-ngosan” memenuhinya.
kalau saya milih HP compaq
alasannya nggak tahu. tapi yang pasti di hati ini enak aja kalau dengar compaq
MacBook belum masuk daftar tuh Mas
*racun.com*
sejak punya Macbook, tidak mau pakai yang lain, yg sebenarnya punya ilo langsung saya aquisisi hahaha..dah pernah cerita kan, salah satu alasannya krn aku bisa pakai dari mana pun di rumah termasuk toilet hihihi
selain juga, it’s so clever (and cute), salah satunya: nggak perlu turn off/on. buka tutup otomatis on/off… dah dulu ah ‘meracuninya’ takut anti kalau ketahuan Mbak Is hehehe
anyway, ini ‘racun’ belum sampai ke bagaimana ceritanya si iphone lho…to be continued
@nurani
bukannya di windows juga bisa di setting gitu?
di desktop klik kanan properties lalu cari power setting ada tuh!
saya milih hp compact,,,,pokoknya keren ya walau agak mahal dikit