Tanpa ingin sedikitpun mengecilkan keagungan surah lain di dalam Al Quran, Surah Arrahman terasa sangat istimewa buat saya, dan sering sekali saya dengarkan pada berbagai kesempatan. Surah ini memiliki perbedaan yang tidak kita jumpai di surah-surah lain, yaitu adanya pengulangan ayat Fabiayyiaalaa Irobbikuma Tukazzibaan (“Maka Nikmat Allah manakah yang engkau dustakan?”).
Buat saya Surah ini juga mempunyai kekhasan, yaitu adanya sebuah ayat yang menyebut lapaz nama saya dua kali dalam tempo yang amat berdekatan: “Hal Jazaaul Ihsaan Illal Ihsaan” (“Tiada Balasan kebaikan melainkan kebaikan juga…”), sebuah ayat yang menginspirasikan Allahyarham Abi ketika mencari sebuah nama buat saya dulu. Dan bunyi di akhir ayat-ayatnya pun [ ..aan] terdengar sangat ritmik.
Ada juga hal lain yang membuat saya selalu dihinggapi perasaan syahdu, haru, dan nostalgik ketika mendengarkannya. Pada saat jenazah Allahyarham Abi dibaringkan di ruang tengah untuk dimandikan, seorang pembaca dengan perlahan dan syahdu membacakan Surah Arrahman ini di masjid yang berada di halaman depan rumah. Entah berapa banyak para pentakziah yang ikut membacanya; yang jelas Jalan Ir. H. Juanda Bekasi di depan rumah pada waktu itu terpaksa ditutup karena tidak mampu lagi menampung parkir kendaraan para pentakziah, dan suara yang terdengar amat menggetarkan jiwa.
Sebuah momen dalam kehidupan yang hampir mustahil hilang dari benak saya ..
Arrahmaan
‘Allamal Qur’aan
Kholaqol insaan
‘Allamahul bayaan
.. ..
Assalamu’alaikum.
Yang paling istimewa, saat mendengarkan bacaan Ar-Rahman di waktu senja, sedang menunggu adzan magrib berkumandang, setelah penat dan lelah seharian. Demi Allah, terasa betapa kerdilnya diri…
Salam kenal dari Malaysia, Pak.
aku juga gitu mas….apalagi kalau pas ngerasa bener syukur Allah itu ada dimana-mana dan selalu berlimpah, selalu teringat ayat yang diulang-ulang itu..nikmat Allah manakah lagi yang engkau dustakan ?
si carnie juga nikmat Allah
kalo sibuk menghitung karunia kebaikan yang banyak *Maka Nikmat Allah manakah yang engkau dustakan*lagi?? mestinya hidup menjadi serba cukup!
kebetulan surrah Ar-rahman adalah salah satu surrah favorit saya dan ayah saya. Dan didalam surrah itu terdapat banyak faidah, salah satunya dimudahkan dalam rizki.Semoga kita selalu mendapatkan rizki dari Allah Swt.
Ass….Wr……..Wb…!!!
Di Suroh ini-lah Jelas-jelas ALLAH SWT Menegur hamba-hambanya yang mana mereka tidak bersyukur dengan apa yang telah di berikannya…
Banyak orang yang sebenarnya mereka telah memiliki apa yang mereka inginkan namun Apa yang mereka katakan ketika mereka melihat yang lebih dari apa yang mereka miliki???? “ko cakepan punya dia sih dr pd W….”
Trimakasih pa’ dngan mMbc Tulisan ini saya mndpat satu ilmu dengan apa yang sedang saya jalni sekarang Bahwa msQpun hidup di bwh asuhan Orang Namun HATi ini tetap berkobar dengan kt”BERSEMANGAT…….!!!!!”
Assalamualaikum WR.WB
Subhanallah….Sungguh saya juga terkesima dan hampir tidak bisa mengungkapkan satu kata pun,terpikir di benak hati saya tentang sebuah ayat ini tentang sebuah nikmat yang saya lupakan(kufur nikmat)begitu lalai bahkan bisa setiap hari ku luput dari nikmat tersebut dan setelah memahami ayat tersebut hati ini pun bergerak untuk memulai sesuatu perubahan yang terbaik untukMu Ya Robbi Insya Allah dengan mengetahui ayat ini akan memotivasi&menambah keyakinan ku terhadapMu Ya Robbi.
yah,memang surat Ar Rahman itu menyejukkan hati. dari namanya saja kita bisa merasa nyaman karena jaminan bahwa Allah itu Maha Pangasih lagi Maha Penyayang. hanya saja, yang saudara perlu ketahui bahwa ada surat lain yang mengulang-ulang ayat yang sama. bahkan ayat itu berisi nama Allah yang indah: “Al ‘Aziz-Ar Rahim. coba lihat surat Asy Syu’araa…….. memang syratnya tak begitu familiar, tapi tak kalah indah dan sarat hikmahnya