Haul Abi 2

Tak terasa 2 tahun sudah berlalu (dihitung dengan Kalender Hijri) abi (panggilan untuk ayah kami) meninggalkan kita semua. Serasa baru kemarin ketika kita semua dengan beragam rasa berkecamuk menjaga abi dirawat di ruang ICU RS Mitra Keluarga Bekasi. Dua puluh satu hari abi terbaring tak berdaya, tanpa sadar. Dan kita menunggunya dengan harapan yang kian hari kian menipis, karena tak ada perkembangan yang kita harapkan. Ruang tunggu ICU itu seolah menjadi rumah kedua kita. Di pagi hari, ketika mata masih terasa sembab karena tidur yang kurang sempurna, kita kakak-beradik berganti tugas, dan melakukan “serah terima uang” yang dibutuhkan untuk membeli obat-obat hari itu (pasien ICU harus membeli cash semua kebutuhan obat). Kita tidak pernah merasa perlu berhitung berapa uang yang sudah habis untuk biaya pengobatan abi. Yang kita inginkan hanyalah satu: kesembuhan abi. Ya, cuma itu: kesembuhan abi!! Apalah artinya uang bila dibandingkan dengan keberadaan dan kesehatan abi, orangtua yang sangat kita cintai dan hormati.Namun, tibalah kemudian saatnya (saat yang akan dialami oleh setiap mahluk hidup!) ALLAH SWT yang maha-memiliki apapun di alam raya ini, termasuk ruh yang bersemayam di raga abi, mengambil hakNya itu. Nyawa, dan segala yang ada di alam raya, semata milik Nya.Hari ini, dua tahun yang lalu ….. INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUUN !!

Tentu, tak akan pernah pupus kenangan-kenangan kita bersama abi. Kenangan yang tiap kali singgah di kalbu kita makin menguatkan rasa sayang kita kepada beliau. Kenangan yang betul-betul mengungkapkan rasa kehilangan yang sangat dalam. Kenangan yang akan terus menempatkan beliau di serambi hati kita.

Abi! Doa kami, anak-anakmu, murid-muridmu, senantiasa tak pernah hilang dalam setiap ucap. Doa yang terus menjembatani kita, sampai kemudian saatnya tiba, kami semua menyusulmu ke pangkuan Ilahi. Semoga ALLAH SWT senantiasa merahmati abi di kubur yang kian lapang ..

14 Responses to “Haul Abi 2”

  1. Minartiasih says:

    pertama saya masuk An-nida.Sekitar 6-7 bulan sebelum saya menjadi murid disana,Pak Kiai sudah dipanggil oleh yang Maha kuasa.saya belum merasakan langsung diajarkan oleh Pak Kiai,
    belum pernah melihat langsung wajahny

  2. Assalamualaikum . . . Pak Haji,, pertama kali saya mendengar berita duka cita itu saya benar2 sedih, palagi saat itu saya belum masuk di Annida, saya merasakan kurang begitu percaya diri untuk masuk kesana karena pemimpin yang besar di sekolah itu telah tiada. tapi karena niat yang begitu kuat untuk menuntut ilmu di Annida, akhirnya saya masuk kesana kira-kira pada tahun 2004. dan akhirnya karena niat uang kuat setelah beberapa bulan saya sekolah di Annida, ternyata banyak perubahan yang terjadi pada diri saya.

  3. A.Hamidi says:

    hiks….hiks…..hiks….. sayang waktu saya masuk ke Pesantren saya sudah tidak mungkin lagi melihat Syaikhuna MUhammad Muhajirin Amsar Addarie…..
    andia saya boleh mengeluh pada waktu, saya menghujatnya karena tidak memberikan waktu untuk saya buat ketemu dan belajar sama Syaikhuna…..

  4. Lisa Windarty says:

    sedih Buangeet yach pak!!!Saya yang belum pernah ngeliat n lom pernah di ajarin sama beliau merasa sedih banget….Saya ingin bgt di ajarin dengan beliau tetapi waktu terus berjalan sehingga saya tidak dapat belajar dengan beliau….mudah2an anak muridnya sama seperty beliau…amin…n mudah2an pak kyai di ampuni segala dosa2nya amin…..

  5. SITI SYARIFAH says:

    Assalamualaikum….pak haji..menurut saya tentang sakitnya abi sangat memprihatinkan sekali,saya melihat betapa besarnya pengorbanan seorang anak,demi sang ayah semua apapun dilakukan demi kesembuhan seorang ayah tercinta,,tapi allah berkehendak lain,sesayangnya kita kepada orang yang kita sayang tapi kita harus terima semuanya dengan hti yang ikhlas.

  6. Aminatuz-zuhriah XI iai says:

    Assalamualaikum….Pak Ihsan Menurut saya Tentang penyakit yg abi derita sngtlh memprihatinkan …kita harus tabah dan ikhlas menghadapi ujian yang diberikan oleh yg maha kuasa…Setiap makhluk akan kembali kepada yg menciptakannya… kullu nafsin dzaiqotul maut….Wassalam…………

  7. Siti Syarifah_XI iai says:

    Assalamualaikum..saya melihat betapa besar pengorbanan seorang anak untuk sang ayah tercinta,apapun akan dilakukan demi kesembuhan sang ayah,tapi semuanya telah direncanakan oleh sang kuasa,jadi kita sabar dan tabahlah dalam menghadapinya…sesayang apapun kita kepada orang yang kita sayang kalau memang allah sudah memanggil utk kembali kepada pangkuannya,kita harus menerimanya..dan mudah2an allah swt menempatkan abi di raudatul jannah (amin ya rabbal alamin..) Wassalam,,

  8. Wulan dari_XI bahasa says:

    Assalamualaikum,,,,,jadi menurut saya,seberat apapun cobaan yang bpk hadapi,bpk harus sabar menghadapinya .. mungkin allah berkehendak lain,, dan saya doakan semoga allah meluaskan kuburnya,,amin.. Wassalam..

  9. Mudzakir El_Nadhawy says:

    assalanu’alaiku..saya selaku alumni annida, saya merasa rindu dengan guru-guruku di Annida, khususnya yang sudah meninggalkan kita yakni maha guru yang tercinta hadrotus syechuna wal murabby moh. muhajirin amsar addary.semoga murid-murid beliau khususnya saya sendiri mendapatkan keberkahan, dan bermanfaat ilmu yang saya dapat dima’had annida al-islamy sekalipun sedikit.”biannallaha yu’ly darajaatihim fil jannah wa annallaha yarhamuna wayanfa’una wayahfazuna, wayansuruna, bibarakatihi, wasraarihi, waanwarihi, wa ‘ulumihi fiddunya wal akhirah al fatiha”wassalam.

  10. Mudzakir El_Nadhawy says:

    assalam.pak ihsan , saya belum menemukan konsep pendidikan aby dalam pendidikan pesantren.dari segi metodologi pengajaran dipesantren yang diasuh oleh aby. karena saya ingin mengetahui bagaimana kontribusi yang diajarkan oleh aby, sehingga begitu banyak murid-murid aby yang menjadi tokoh ulama, seperti KH Syarifudin, KH Alwi, KH Mahfudz Asirun, dll.

  11. mastur says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. sy selaku alumni Annida Al Islamy angkatn 1994 selalu berdo’a, moga Civitas Akademika Annida Al Islamy selalu mendpat Ridho dan Barokah dari Allah SWT & arwah SYAIKHUNA diterima disisi-Nya. Pa’
    H. Ihsan bgmn klo acara Haul diselenggarakan di Ma’had Annida Al Islamy jl. KH. Mas Mansyur Mede, krn halaman lebih luas. Wassalamu’alaikum

  12. Alhamdulillah pada haul yang ke-6 KH.Muhammad Muhadjirin Amsar Ad Daari ini,Saya dapat hadir dengan ribuan jama’ah yang hadir.Stelah Haul tahun yang lalu(baca:Haul Ke-5),saya tidsak bisa hadir dikarenakan sakit.
    Sungguh luar biasa acara tersebut,sangat mengharukan,terlebih lagi ketika dibacakan Manaqib beliau oleh salah seorang muridnya yaitu KH.Alawi Zein Ad Daari dari Basmol,kita menjadi lebih bersemangat untuk menuntut ilmu.Namun seperti yang (Alm)KH.Muhammad Muhadjirin katakan dalam salah satu rekaman suaranya yang diputar pada acara haul tersebut,yaitu agar kita menuntut ilmu dengan niat semata-mata karena Allah Swt.Pesan beliau tuntutlah ilmu yang memang benar-benar membawa manfa’at bagi diri kita maupun orang banyak.
    Mudah-mudahan kita semua yang hadir pada acara haul tersebut mendapatkan keberkahan dari sang ‘Alim Al’Alamah wal Bahr Al Fahamah Hadhrotus Syekh KH.Muhammad Muhajirin Amsar Ad Daari…..
    Allohuma’li darojatihi fil jannah.wayanfa’unaa bi asroorihi wa anwarihi wa’ulumihi wanafahatihi fiddini waddunya wal ‘akhiroh..Amin

    Alhamdulillah Yaa Allah….Jazakumululloh Ahsanal Jaza’ wa Syukron Katsiron bu buat para guru-guru saya di Annida maupun dosen-dosen saya di STIT Marhalah Al ‘Ulya..Akhirnya saya dapat menyelesaikan pendidikan di Ma’ahad tercinta ini……
    Salam Buat para segenap dewan guru & Alumni…

  13. Ust. Muh Syahrul Akbar says:

    Assalamu’alaikum wr.wb….Al-hamdulillah sebelumnya saya merasa bangga bisa menamatkan kitab Mishbahudz Dzulam Syarah Bulughul Maram Karangan Syech Muhammad Muhajirin Al-Amsar di rumah beliau…dan sempat meminta ijazah dan tanda tangan serta berfoto-foto dengan beliau…Ada kata-kata yang tak bisa saya lupakan dari mulut beliau yang begitu mulia ketika saya mengaku murid KH. Ali Wardi (Al-Marhum) dan KH. Maulana Kamal Yusuf (Paseban)…Kata beliau : “TOLONG DO’AKAN SAYA YA…” seorang ULAMA yang sangat ALIM meminta do’a kepada anak muda yang penuh dosa seperti saya (itulah akhlak beliau yang sangat rendah hati tidak sombong) Do’aku kepada Syech Muhammad Muhajirin Al-Amsar Ad-Daary semoga kita semua yang ada disini selalu mengikuti jejak beliau di dalam menegakkan syariat Islam di muka bumi ini….

  14. AYAH says:

    saya pernah buka blog antum pak ustadz trus ada web yang ada kitab kuningnya…..bisa diaktipin lagi g pak ustadz ane perlu download kitab kuning banyak bgt nih….makasih pak ustad
    assalamu’alaikumwr.wb

    R:/
    Alkmsalam
    http://desa32.com/wordpress/?p=616

Leave a Reply