Archive for July, 2009

Menjelang Awal Ramadhan

Wednesday, July 29th, 2009

Catatan: COPY-PASTE dari : WIKIPEDIA.

hilalKalender Hijriyah atau Kalender Islam (Bahasa Arab: at-taqwim al-hijri), adalah kalender yang digunakan oleh umat Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah, atau hari-hari penting lainnya. Di kebanyakan negara-negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Kalender Hijriyah juga digunakan sebagai sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Hijriyah menggunakan sistem kalender lunar (komariyah).

Kalender ini dinamakan Kalender Hijriyah, karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 M.

Karakteristik

Penentuan dimulainya sebuah hari/tanggal pada Kalender Hijriyah berbeda dengan pada Kalender Masehi. Pada sistem Kalender Masehi, sebuah hari/tanggal dimulai pada pukul 00.00 waktu setempat. Namun pada sistem Kalender Hijriah, sebuah hari/tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut.

Kalender Hijriyah dibangun berdasarkan rata-rata silkus sinodik bulan kalender lunar (qomariyah), memiliki 12 bulan dalam setahun. Dengan menggunakan siklus sinodik bulan, bilangan hari dalam satu tahunnya adalah (12 x 29,53059 hari = 354,36708 hari).Hal inilah yang menjelaskan 1 tahun Kalender Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibanding dengan 1 tahun Kalender Masehi.

Faktanya, siklus sinodik bulan bervariasi. Jumlah hari dalam satu bulan dalam Kalender Hijriah bergantung pada posisi bulan, bumi dan matahari. Usia bulan yang mencapai 30 hari bersesuaian dengan terjadinya bulan baru (new moon) di titik apooge, yaitu jarak terjauh antara bulan dan bumi, dan pada saat yang bersamaan, bumi berada pada jarak terdekatnya dengan matahari (perihelion). Sementara itu, satu bulan yang berlangsung 29 hari bertepatan dengan saat terjadinya bulan baru di perige (jarak terdekat bulan dengan bumi) dengan bumi berada di titik terjauhnya dari matahari (aphelion). dari sini terlihat bahwa usia bulan tidak tetap melainkan berubah-ubah (29 – 30 hari) sesuai dengan kedudukan ketiga benda langit tersebut (Bulan, Bumi dan Matahari)

Penentuan awal bulan (new moon) ditandai dengan munculnya penampakan (visibilitas) Bulan Sabit pertama kali (hilal) setelah bulan baru (konjungsi atau ijtimak). Pada fase ini, Bulan terbenam sesaat setelah terbenamnya Matahari, sehingga posisi hilal berada di ufuk barat. Jika hilal tidak dapat terlihat pada hari ke-29, maka jumlah hari pada bulan tersebut dibulatkan menjadi 30 hari. Tidak ada aturan khusus bulan-bulan mana saja yang memiliki 29 hari, dan mana yang memiliki 30 hari. Semuanya tergantung pada penampakan hilal.

SIM

Monday, July 27th, 2009

Di antara sekian banyak hal yang paling saya tidak sukai adalah mengurus surat-surat. Ini tentu saja bukan hal yang bagus dan patut ditiru, namun demikianlah saya adanya. Contoh gampangnya: seumur-umur punya mobil saya tidak pernah sekalipun membayar sendiri pajaknya. Saya tinggal memanggil seseorang, menyiapkan uangnya, selesai.

Begitupun ketika tanggal 30 Juli sudah mendekat, saat di mana SIM saya habis, fikiran saya sudah terbebani dengan urusan memperpanjang surat izin yang harus selalu ada dan valid di dompet saya itu. Salah satu proses pembuatan SIM tentu saja harus berfoto. Jadi bagaimanapun saya harus menyempatkan diri ke kantor Polres. Cara yang paling gampang sebenarnya tinggal datang ke lokasi Layanan Sim Keliling. Tapi bagi pemegang KTP Bekasi layanan ini belum bisa digunakan (cmiiw).

Beruntung seorang sahabat dekat (namanya tidak saya sebut di sini karena saya belum meminta izinnya) memberi solusi sangat bagus. Dia text saya begini: “Kakak ipar saya bekerja di Polres. Kita ke dia aja. Mau?” Tentu saja saya meng-iya-kan tawaran bagus ini.

Akhirnya, dengan bantuan kakak-ipar sahabat saya itu, saya hanya harus menunggu sekitar 15 menit sebelum petugas memanggil saya untuk berfoto, dan sekitar 15 menit lagi menunggu sang SIM selesai dibuat.

Thanks for everything ..