Archive for May, 2008

London here we come

Saturday, May 31st, 2008

Sebuah perjalanan panjang Jakarta – Kuala Lumpur – Dubai – London sebentar lagi akan saya mulai. Saat ini saya sedang menunggu untuk boarding penerbangan Emirates nomor EK 347. Masih cukup panjang waktu yang tersedia sebelum take off jam 21:45 nanti. Untung aja ada hotspot di sini sehingga saya bisa merintang-rintang waktu sambil browsing sana-sini.

Mudah-mudahan penerbangan panjang ini menyenangkan. Ammmiinnn.

Moge

Sunday, May 25th, 2008

Ketika pak Sophan Sophian meninggal dunia sewaktu mengendarai mogenya beberapa hari lalu saya usil bertanya-tanya dalam hati bagaimana suasana hatinya ya ketika malaikat-maut mencabut ruhnya. Apakah dalam keadaan tawadhu atau justru jumawa?

Wallahu a’lam.

Beberapa kali bertemu dengan iring-iringan moge ini saya selalu merasa kurang nyaman melihat perilaku mereka. Mereka selalu merasa punya hak-lebih, dan orang lain lebih inferior, sehingga merekalah yang (merasa) berhak didahulukan di jalan raya. Mungkin tidak semua pengendara moge seperti ini. Tetapi saya sulit sekali menghapus kesan itu tiap kali bertemu mereka di jalan.

Memiliki motor seharga 400 juta tentu bukan kapasitas tiap orang. Hanya orang yang sangat kaya saja yang melakukannya. Apa karena hal itu mereka merasa punya privelege di jalan? Entahlah. Yang pasti saya memperkirakan cukup banyak di antara mereka yang merasa jumawa, sombong dan tinggi hati sewaktu mengendarai tunggangannya itu.

Tak terbayangkan betapa kejadiannya bila pada saat merasa diri hebat tiba-tiba IZRAIL sang malaikat-maut datang menjemput ..

Semoga pak Sophan Sophian tidak seperti itu.
Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roojiuun. Semoga Allah Ghofuururrohiim mengampuni segala dosanya. Amin.

Catatan: Mohon maaf kepada para pengendara moge yang tidak seperti saya gambarkan di atas.

Dieng

Saturday, May 24th, 2008

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Dieng


Dieng adalah sebuah kawasan di daerah dataran tinggi di perbatasan antara Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Desa Dieng terbagi menjadi Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara dan Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Kawasan ini terletak sekitar 26 km di sebelah Utara ibukota Kabupaten Wonosobo, dengan ketinggian mencapai 6000 kaki atau 2.093 m di atas permukaan laut. Suhu di Dieng sejuk mendekati dingin. Temperatur berkisar 15—20°C di siang hari dan 10°C di malam hari. Bahkan, suhu udara terkadang dapat mencapai 0°C di pagi hari, terutama antara Juli—Agustus. Penduduk setempat menyebut suhu ekstrem itu sebagai bun upas yang artinya “embun racun” karena embun ini menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.

Beberapa peninggalan budaya dan alam telah dijadikan sebagai obyek wisata dan dikelola bersama oleh dua kabupaten, yaitu Banjarnegara dan Wonosobo. Berikut beberapa obyek wisata di Dieng.

  • Telaga: Telaga Warna, sebuah telaga yang sering memunculkan nuansa warna merah, hijau, biru, putih, dan lembayung, Telaga Pengilon, Telaga Merdada.
  • Kawah: Sikidang, Sileri, Sinila (meletus dan mengeluarkan gas beracun pada tahun 1979 dengan korban 149 jiwa), Kawah Candradimuka.
  • Kompleks Candi-candi Hindu yang dibangun pada abad ke-7, antara lain: Candi Gatotkaca, Candi Bima, candi kompleks Arjuna, Candi Dwarawati.
  • Gua Semar
  • Sumur Jalatunda

Nama Dieng berasal dari bahasa Sunda Kuna “Di” yang berarti “tempat” atau “gunung” dan “Hyang” yang bermakna (Dewa). Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam. Nama Dieng berasal dari Bahasa Sunda karena diperkirakan sebelum tahun 600 daerah itu didiami oleh Suku Sunda dan bukan Suku Jawa.

Makkah

Sunday, May 18th, 2008

Mekkah atau Makkah Al Mukarromah, atau juga dikenal dengan nama Makkah adalah kota utama di Arab Saudi yang merupakan kota tujuan utama kaum Muslimin dalam menunaikan ibadah haji. Di sana terdapat bangunan utama Ka’bah yang merupakan patokan arah kiblat untuk sholat kaum muslimin di seluruh dunia serta prosesi Ibadah haji. Keutamaan kota Mekkah selain tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW juga terdapat Masjidil Haram dengan Ka’bah di dalamnya di mana sabda Nabi: “Shalat di masjidil Haram memiliki pahala 100000 x”

Kota Mekkah terletak sekitar 600 km sebelah selatan kota Madinah, kurang lebih 200 km sebelah timur laut kota Jeddah tepatnya pada koordinat 21°25?24?LU,39°49?24?BT.Koordinat: 21°25?24?LU,39°49?24?BT Kotanya merupakan lembah sempit yang dikelilingi gunung gunung dengan bangunan Ka’bah sebagai pusatnya. Dengan demikian, pada masa dahulu kota ini rawan banjir bila di musim hujan sebelum akhirnya pemerintah Arab Saudi memperbaiki kota ini dan merenovasi kota ini. Seperti pada umumnya kota kota di wilayah Arab Saudi, kota ini beriklim gurun.

Perkembangan kota Mekkah tidak terlepas dari keberadaan Nabi Ismail dan Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah. Pada perkembangannya muncul orang orang Jurhum yang akhirnya tinggal di sana. Pada masa berikutnya kota ini dipimpin oleh Quraisy yang merupakan kabilah atau suku yang utama di Jazirah Arab karena memiliki hak pemeliharaan terhadap Ka’bah. Suku ini terkenal dalam bidang perdagangan bahkan pada pasa itu aktivitas dagang mereka dikenal hingga Damaskus, Palestina dan Afrika. Tokoh sebagai kepala kabilah quraisy adalah Qussai yang dilanjutkan oleh Abdul Muthalib. Nabi Muhammad adalah keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai.

Pada tahun 671, Nabi Muhammad Shallallohu Alaihi Wasallaam lahir di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, akhirnya nabi Muhammad kembali ke Mekkah dalam misi membebaskan kota mekkah tanpa pertumpahan darah.

Pada masa selanjutnya Mekkah berada di bawah administrasi khalifah yang berpusat di Madinah, serta para raja yang saat itu berkuasa di Damaskus (Dinasti Ummayyah), Baghadad (Dinasti Abbasiyah) dan Turki (Usmaniyah) yang ketika itu di bawah Syarif Hussein. Kemudian disatukan di bawah pemerintahan Arab Saudi oleh Abdul Aziz ibnu Saud sampai sekarang yang merupakan pelayan kedua kota suci.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Makkah

Server DOWN !!!

Saturday, May 17th, 2008

Server muhadjir.in down.

Ini kutipan YM! dari CS-nya:
“idcustomercare7: Mohon maaf pak, Saat ini server hosting anda belum dapat berjalan normal dikarenakan mengalami kerusakan hardware dan saat ini sedang dalam perbaikan/maintenance. Informasi yang kami terima, perbaikan tersebut mungkin agak lama pak, karena ada salah satu bagian sistemnya yang mengalami kerusakan.”

Sedang diusahakan memindahkannya ke server lain. Mudah-mudahan tidak terlalu lama sudah UP lagi.

Untungnya email menggunakan GoogleApps sehingga masih bisa digunakan.

Update: 17 Mei 08 16:30. Website sudah bisa diakses lagi. Server dipindah ke US. Bila diakses dari Indonesia waktunya sedikit lebih lama.