Archive for November, 2007

A new laptop

Tuesday, November 27th, 2007

Finally I decided to choose this laptop: a Hewlett-Packard. One of my friend, who is very fanatic with HP, succeeded to influence me to buy this laptop. I can say good-bye to my Acer Aspire bla-bla-bla now and my second son, Atidy, has smiled widely to continue using that laptop.

I remember that I chose a 486dx Toshiba for my first laptop. It was long long time ago and the screen was still in black-white. The price was, as long as I can remember, around $ 2.000. Yes, two thausands dollar for a 486DX and blackwhite screen laptop. Since the kurs at that time was around Rp 2.300 for $1, the price was Rp 4.600.000. It was a lot of money at that time. And I bought it without using even 1 cent from my wallet. How could it be?

The story was like this:

My wife worked in a certain office and one of her responsibilities was preparing a financial report. It was a confidential one that her boss did not allow her to make it at the office. So she had to do it at home, using my desktop computer. I told her that it was funny making a financial report with so many zero’s and she had to borrow a pc from me.

“What should I do?”, she asked. I directly answered: “Ask your boss to permit you to buy a laptop so that you can easily use it at home or at the office.”

She told her boss our conversation and the boss, who happened to be my friend in ORARI, agreed. Then a laptop, a very luxurious gadget at that time, was “sitting” sweetly on my desk.

Then I bought a MITAC, a Dell, an Acer, and finally this one: an HP.

Which one?

Sunday, November 25th, 2007

Laptop Acer yg sudah 2 tahun ini saya pakai agaknya akan segera saya pensiunkan. Alasannya sederhana: bosan! “Penadahnya” tentu saja sudah amat siap melanjutkan pemakaian laptop itu: Atidy, anak saya yang kedua.

Sambil menyesuaikan dengan kebutuhan saya yang cuma untuk tik-mengetik dan browsing internet ada beberapa laptop pilihan yang masuk dalam benak saya. Masalahnya dana saya tentu saja amat terbatas. Fusyieng deh bila isi kantong tidak pernah sinkron dengan keinginan.

Repotnya (atau untungnya?) si Visa Gold yang kebetulan ada di dompet saya memiliki batas kredit yang lumayan. Lebih dari cukup deh kalau cuma untuk membeli laptop idaman saya. Akankah saya menutup mata mengabaikan tagihan credit-card saya bulan depan?

Berikut “racun” (begitu isteri saya menyebutnya) yang sedang menari-nari di mata saya:

SONY Vaio VGN-N110G (V)
Core Solo T1350, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Intel GMA950 128MB (shared), 15.4″ WXGA

LENOVO G400
Dual Core T2080, 512MB DDR2, 120GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Intel GMA950 128MB (shared), 14.1″ WXGA,

TOSHIBA Satellite L40-N502
Dual Core T2130, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD/CDRW Combo, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Integrated 251MB (shared), 15.4″ WXGA

TOSHIBA Satellite L40-A501
Celeron-M 440, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Intel GMA950 251MB (shared), 15.4″ WXGA

HP Compaq HP520 1AA
Core Duo T2050, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA Intel GMA950 224MB (shared), 14.1″ WXGA,

ACER Aspire 4715Z-1A0508Mi
Dual Core T2310, 512MB DDR2, 80GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, GbE NIC, WiFi, VGA Intel GMA X3100 128MB (shared), Camera, 14.1″ WXGA,

Tentu saja bukan laptop high-end! Kisaran harganya pun masih di bawah 10 juta. Meski begitu tetap saja kantong saya “ngos-ngosan” memenuhinya.

Logo

Friday, November 16th, 2007


desa32dotcom.gif

Tentang Pernikahan

Wednesday, November 14th, 2007

cincin.jpg“Dan Di Antara Tanda-Tanda Kekuasaan-Nya Ialah Dia Menciptakan Untukmu Istri-Istri Dari Jenismu Sendiri, Supaya Kamu Cenderung Dan Merasa Tentram Kepadanya, Dan Dijadikan-Nya Di Antaramu Rasa Kasih Dan Sayang. Sesungguhnya Pada Yang Demikian Itu Benar-Benar Terdapat Tanda-Tanda Bagi Kaum Yang Berpikir.” (Q.S. Ar-Ruum 21)

Tiga golongan orang yang pasti mendapat pertolongan Allah, yaitu budak mukatab (budak belian yang diberi kebebasan usaha mengumpulkan kekayaan agar ia dapat menebus dirinya untuk merdeka) yang bermaksud untuk melunasi perjanjiannya, orang yang menikah dengan maksud memelihara kehormatannya, dan yang berjihad di jalan Allah.” (HR Turmudzi, An-Nasa’i, Al-Hakim dan Daruquthni)

“Tiga orang yang akan selalu diberi pertolongan oleh Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah SWT., seorang penulis yang selalu memberi penawar, dan seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya.” (HR Thabrani)

“Carilah oleh kalian rezeki dalam pernikahan (dalam kehidupan berkeluarga).” (HR Imam Ad-Dailami dalam Musnad Al-Firdaus).

“Apabila seorang hamba telah berkeluarga, berarti dia telah menyempurnakan separo dari agamanya maka takutlah kepada Allah terhadap separo yang lainnya.” (HR At-Thabrani)

“Barang siapa yang dimudahkan baginya untuk menikah, lalu ia tidak menikah, maka tidaklah ia termasuk golonganku.” (HR At-Thabrani & Al-Baihaqi)

“Bukan termasuk golonganku orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya karena menikah kemudian ia tidak menikah.” (HR At-Thabrani)

“Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan istrinya memperhatikan suaminya,” kata Nabi Saw menjelaskan, “maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan perhatian penuh Rahmat. Manakala suaminya merengkuh telapak tangannya (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela-sela jari jemarinya.” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a)

Doa Rasulullah Muhammad Saw Pada Pernikahan Putrinya Fatimah Az-Zahra R A. Dengan Ali Bin Abi Thalib R.A.: “Semoga Allah Menghimpun Yang Terserak Dari Keduanya Dan Kiranya Allah Memberkati Dan Memberi Mereka Berdua Keturunan Yang Lebih Baik, Menjadikannya Pembuka Pintu Rahmat, Sumber Ilmu Dan Hikmah, Serta Pemberi Rasa Aman Bagi Umat.”

Bubur

Monday, November 12th, 2007

buburHari Minggu kemarin saya harus ke Cisarua lagi. Sadar bahwa jalur Puncak di hari Minggu pasti akan mengalami kemacetan parah saya berangkat pagi-pagi sekali. Jam 6:00 wib ditemani Hirzi dan mamahnya kami berangkat. Kali ini saya mengemudikan si Timmie karena kami cuma bertiga dan sudah lama juga saya tidak memakainya ke luar kota.

Perjalanan amat lancar. Sejak Tol Lingkar Luar Cikunir di buka perjalanan menuju Cisarua menjadi lebih singkat. Bahkan jam 6:45 saya sudah sampai di Cipayung dan mampir sebentar untuk menikmati bubur nasi hangat. Di sini sebuah hal kecil membawa akibat cukup merepotkan. Bubur yang disajikan ternyata sudah dicampur kepingan emping Melinjo dan karena saya sudah sangat lapar langsung saja bubur itu saya santap dengan lahap sampai tandas. Emping melinjo itu sukses meningkatkan kadar asam urat di tubuh saya. Walhasil hingga hari Senin ini badan saya terasa “kacau-balau” karenanya.

Setelah sholat Subuh tadi saya tidur lagi dan terlelap sampai jam sekitar 11. Kemalasan mendera saya. Rasanya kepingin berbaring terus. Baru lah setelah sholat Zuhur saya tergerak untuk berangkat dari rumah untuk menunaikan tugas rutin saya. Masih dengan rasa (semacam) pegal-linu di sekujur tubuh saya.

Salah satu pertanda kita makin menua adalah penyakit. Saya memang makin bertambah tua. Mudah-mudahan penyakit ini makin membuat saya sadar akan “ketuaan” saya.